Pemkab Abdya Bantu Masyarakat Miskin Melalui Pinjaman Tanpa Bunga - Berita Bagus

Mobile Menu

Powered by Blogger.

More News

logoblog

Pemkab Abdya Bantu Masyarakat Miskin Melalui Pinjaman Tanpa Bunga

9/25/2018

Dalam hal pengentasan kemiskinan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) provinsi Aceh, dan juga mencegah pedagang kecil mengambil pinjaman di bank-bank atau koperasi jalanan, pemerintah setempat membantu pedagang kecil tersebut dengan cara meminjamkan uang tanpa bunga dan juga tanpa agunan.

Hal tersebut telah dilakukan Pemkab setempat melalui lembaga keuangan mikro sejak dua bulan terakhir yang di jalankan oleh Jasman sebagai Koordinator dan teman-temannya yang tergabung dalam relawan pemenangan Akmal - Muslizar. Sedangkan uang yang dipinjamkan tersebut berasal dari para dermawan di Abdya.

Wakil bupati Abdya Muslizar MT, pada pencairan tahap ini langsung terjun kelokasi pedagang yang sudah terdaftar sebagai calon nasabah, Wabup juga menyerahkan sejumlah uang yang pinjaman tersebut kepada pedagang sebagai modal usaha masyarakat miskin, Selasa (25/9/2018).

"Sejak program ini kita jalankan, sekitar 60 orang pedagang kecil sudah terbantukan. Pinjaman ini tanpa bunga apalagi agunan, dan nominalnya berkisar 500 ribu rupiah per pedagang yang akan dicicil selama dua bulan," ungkap Wabup Abdya Muslizar. MT seraya mengatakan tergantung juga kesanggupan para pedagang.

Selain tanpa bunga, pinjaman ini juga tanpa dibebankan biaya sepeser kepada pedagang, sebab, bantuan dalam bentuk pinjaman ini khusus bagi pedagang kecil yang kurang mampu, dengan tujuan para pedagang tersebut mendapatkan untung lebih tanpa harus menutupi bunga pinjaman.

"Berapa yang dipinjam segitu yang dikembalikan. Tidak ada limit waktu pelunasan," jelasnya.

Menyangkut persyaratan, Wabup Muslizar mengakui tidak ada persyaratan memberatkan pedagang, para petugas akan langsung turun ke lokasi dan melihat langsung layak atau tidaknya dibantu. Sedangkan bagi pedagang yang layak dibantu tersebut cuma diminta fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik dagangan sebagai bukti identitas warga.

"Pinjaman ini khusus untuk warga Abdya yang berdagang kecil-kecilan, Dengan harapan ini bisa mendongkrak modal usaha. Dan memberantas riba," tegas Wabup Muslizar. MT.

Keterbatasan modal merupakan suatu kendala untuk membantu pedagang kecil lebih banyak dalam sebulan, sehingga, Wabup Muslizar mengatakan pemberian bantuan pinjaman itu masih dalam kawasan pasar pagi Blangpidie dan pasar pagi kemukiman Rawa.

"Jika modalnya nanti bertambah maka akan diperluas jangkauannya hingga ke pasar-pasar lain di sejumlah kecamatan dalam kabupaten Abdya," sebutnya.

Lebih lanjut Wabup Muslizar menegakkan, bahwa bantuan dalam bentuk pinjaman itu bukanlah program dari pemerintah Abdya, namun, hasil dari sedekah para dermawan yang mempercayai pada lembar itu.

"Siapapun yang ingin bersedekah boleh ke kami, nanti akan kami salurkan kepada pedagang yang berhak," imbuh Wabup.

Wabup juga menyampaikan komitmennya terhadap menjalani kegiatan itu, walaupun dengan modal yang sangat minim dan petugas tanpa diberikan jerih payah, akan terus membenahi kegiatan ini agar dapat menyebar keseluruhan kecamatan di Abdya.

"Mereka adalah relawan, bekerja ikhlas untuk membantu sesama," sebut Wabup.