Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Pemkab Abdya Dukung Penuh Imunisasi Measles dan Rubella

01 August 2018

Dinas Kesehatan kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar pencanangan imunisasi Measles (campak) dan Rubella (MR) tahun 2018. Hal tersebut dibuka Wakil bupati (Wabup) Abdya Muslizar. MT di sekolah MTsN 1 Abdya (Pante Pirak-Susoh), Rabu (1/8/2018).

Pencanangan dan gerakan tersebut dalam hal melakukan pencegahan penyakit yang dianggap memiliki risiko tinggi, sehingga pemerintah melalui Dinkes Abdya menargetkan dalam dua bulan ini selesai memberikan imunisasi kepada anak-anak.

"Di Abdya masih bersih, pencegahan ini dilakukan jangan sempat diserang, karena penyakit ini bisa mengakibatkan kematian," ungkap Plt. Kadiskes Abdya, Safliati, S.ST, M.Kes kepada media ini diruang kerjanya.

Ditambahkannya, virus yang dapat menular itu, menurut Kadiskes penyakit yang akan menyerang otak manusia, sehingga anak-anak yang masih berusia 9 bulan sampai dengan usia kurang 15 tahun perlu dilakukan imunisasi.

"Untuk memutuskan mata rantai virus MR, sebab, penyakit tersebut akan menyerang otak anak dari 9 bulan sampai kurang 15 tahun," ucap Kadis Safliati.

Sementara, pemerintah Abdya, yang disampaikan Wabup Muslizar. MT saat sambutan acara pencanangan tersebut, menyambut baik program pencegahan dari Kementerian Kesehatan RI itu, dan pemkab Abdya memberikan dukungan penuh dengan harapan masyarakat Abdya bisa hidup lebih sehat.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten   menyambut baik serta memberikan dukungan penuh atas Pencanangan Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kabupaten Aceh Barat Daya," ujar Wabup Abdya, Muslizar. MT.

Kegiatan ini, lanjut Wabup merupakan langkah positif dalam upaya pemerintah memutus transmisi penularan virus campak dan rubella yang ada di masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di kabupaten Abdya.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa penyakit measles (campak) dan rubella (kecacatan) merupakan penyakit yang cukup berbahaya, selain menyebabkan kesakitan pada penderitanya, penyakit campak dan rubella juga menimbulkan kecacatan, salah satunya menyebabkan cacat otak," sebutnya.

Hal ini sangat berbahaya karena cacat otak akan secara langsung berdampak pada perkembangan mental. Kondisi ini tentu akan sangat memprihatinkan bila menimpa pada anak-anak yang merupakan calon generasi penerus bangsa.

"Oleh karena itu agar tidak berakibat buruk pada masa depan anak-anak kita, maka langkah pencegahan harus bersama-sama kita lakukan," ajak Muslizar. MT.

Kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Peran serta untuk bersama-sama memutuskan rantai penularan penyakit ini agar tak mudah terjangkit.

"Salah satunya dengan mendukung program imunisasi Mealses dan Rubella, yang merupakan upaya pemerintah untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun," tegasnya.

Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit kecacatan yang disebabkan oleh infeksi rubella saat kehamilan pada tahun 2020 nanti.

"Oleh karena itu dalam rangka menyukseskan imunisasi dan introduksi imunisasi MR 2018, kami mengajak semua SKPK dan lembaga terkait lain beserta perangkat kerjanya, Organisasi Masyarakat Sipil, dan Lembaga-Lembaga Swadaya Masyarakat untuk berpartisipasi dan berkontribusi aktif dalam pelaksanaan imunisasi MR ini," kata Wabup Abdya penuh harapan.

Termasuk hal nya organisasi profesi, dimana andil dari organisasi tersebut suatu langkah tujuan pemerintah daerah hal meningkatkan kesehatan masyarakat tercapai sesuai yang diharapkan.

"Terutamanya bagi Organisasi Profesi seperti IDI, IBI, PPNI, PERS, dan lain sebagainya agar mendukung kegiatan imunisasi MR ini dengan membuat surat edaran ke masing-masing anggotanya, untuk mendukung pelaksanaan imunisasi MR ini dan bisa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan," katanya.

Dalam acara pencanangan imunisasi Measles (campak) dan Rubella (MR) tahun 2018, selain Wabup Abdya Muslizar. MT, juga turut dihadiri Perwakilan dari Kemenkes RI, Staf dari Dinas Kesehatan Aceh, Kapolres Abdya AKBP Andy Hermawan, SIK,MSc, Dandim 0110 Abdya Letkol Arm Iwan Aprianto, S.I.P, Ketua MPU Abdya Tgk Muhammad Dahlan, mewakili Kejari Abdya, Sekretaris DPMP4 Abdya Adnan, SH, anggota DPRK Abdya Samsul Bahri, ST.

Muhammad Taufik