Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Demo DPRK, Sahar Klaim Kumpulkan Ratusan Surat Pernyataan Tenaga Kontrak

09 July 2018
Puluhan massa yang tergabung dalam para tenaga kontrak non PNS melakukan aksi didepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya). Tenaga kontrak yang tak lulus seleksi yang dilakukan Pemkab setempat beberapa waktu lalu itu menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat, Senin (9/7/2018).

Sebelumnya, sejumlah massa ini berkumpul di lapangan persada desa Keudai Siblah, Blangpidie, kemudian bergerak menuju gedung terhormat menggunakan sepeda motor masing-masing yang dikoordinir oleh M. Adami Irfandi sebagai koordinator aksi.

Aksi penyampaian aspirasi ini para tenaga kontrak non PNS tersebut meminta kepada para wakilnya di dewan, agar memperjuangkan nasib mereka yang katanya sudah belasan tahun mengabdi diberbagai instansi di daerah itu guna diluluskan dan dapat bekerja kembali.

Melalui Saharuddin, Ketua LSM Koalisi Rakyat Bersatu (KRB), mengatakan ratusan tenaga kontrak yang dinyatakan tidak lulus seleksi tersebut telah membuat surat pernyataan kepada nya bahwa aspirasi mereka diwakilkan kepada KRB.

"Yang hadir hari ini sebagian kecil pak, masih ada ratusan lagi yang sudah buat surat pernyataan untuk menyampaikan aspirasi nya," kata Sahar.

Kemudian, Saharuddin yang diketahui sebagai Ketua Partai SIRA Abdya ini juga meminta kepada anggota dewan untuk memperjuangkan nasib-nasib tenaga kontrak tersebut, dimana, menurutnya kebijakan pemerintah melakukan tes seleksi kontrak itu tidak berpihak kepada masyarakat, sebab pemerintah dianggap tak secara  profesional.

"Kami minta kepada bapak, agar memperjuangkan nasib ibuk-ibuk ini," teriak Saharuddin.

Selanjutnya, Sahar juga mengatakan akan menyerahkan ratusan nama-nama dan surat pernyataan para tenaga kontrak kepada anggota DPRK Abdya yang sudah dikumpulkan nya selama ini.

"Kami sudah mengumpulkan ratusan nama-nama dan surat pernyataan tenaga kontrak," sebutnya.

Sementara itu, Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli menyatakan hal yang sama seperti dialami para tenaga kontrak, dimana sebagaimana harapan para tenaga kontrak kepadanya akan ditampung, dan Zaman Akli mengaku akan menyampaikan hal tersebut kepada Bupati Abdya, sebab, kewenangan menyangkut kebijakan tersebut berada ditangan bupati.

"Tidak dalam memberi harapan, karena keputusan akhir nanti ada di eksekutif, keputusan akhir berapa yang harus dilewatkan itu eksekutif, dalam hal ini pak bupati", tegas Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli dihadapan massa yang hadir.

Akli juga meminta kepada perwakilan aksi agar masuk ke dalam ruang gedung dewan guna untuk beraudiensi bersama anggota DPRK.

"Kami mengucapkan rasa terimakasih atas kunjungan saudara-saudara kemari, supaya jangan terbuang waktu, kami minta dengan segala hormat, kita agar masuk kedalam sebanyak 10 orang perwakilan untuk menyampaikan aspirasi saudara," pintanya.

Pantauan media ini, puluhan aparat keamanan Polres Abdya turut disiagakan didepan gedung DPRK Abdya guna mengantisipasi aksi anarki dan memberikan pengamanan kepada peserta aksi. Wakapolres Abdya Kompol Jatmiko, Kasat Reskoba Ipda Mahdian Siregar.

Sedangkan anggota DPRK Abdya, selain Ketua DPRK Abdya Zaman Akli menerima kedatangan delegasi massa tersebut juga turut menerima Wakil Ketua Romi Syah Putra, Wakil Ketua Jismi, Zul Ilfan dan Julinardi. (MT)