Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Pagi-pagi Sidak SMA Negeri 5 Abdya, Wabup: Hanya Satu Guru yang Cepat Datang

21 August 2017
Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Muslizar.MT melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Aceh Barat Daya di Tangan-Tangan. Selain juga melakukan sidak di pasar pagi kecamatan Blangpidie, Senin (21/8/2017).

Dalam sidak yang pertama, Wabup Abdya Muslizar menuju di SMA N 5 Abdya. Di sana terdapat kejanggalan yang sangat fatal, sebab, pada saat Muslizar telah berada di sekolah tersebut pukul 7.30 Wib, hanya satu dewan guru yang telah tiba.

Wabup mengaku, pada saat ia hendak bernostalgia di sekolah asalnya itu, kepala sekolah saja belum tiba, dan puluhan siswa-siswi juga dewan guru, terjaring personil Satpol PP yang berjaga di pintu gerbang sekolah.

Bukan sekadar melakukan sidak, Wabup Abdya ini juga menjadi pembina upacara penggerek bendera. Dalam kesempatan itu, Muslizar mengingatkan kepada seluruh dewan guru baik PNS maupun kontrak, agar hal buruk yang tidak mencerminkan diri sebagai guru itu tidak terulang lagi.

Ia juga menceritakan, bahwa hal tersebut memang sudah saban hari dilakoni SMA Negeri Tangan-Tangan. Namun ia sangat menyayangkan, aturan yang ditetapkan di sekolah demi terciptanya disiplin itu tapi tak pernah terwujud.

"Tiap pagi saya antar anak ke sekolah ke Blangpidie dengan melintasi SMA ini, saya perhatikan, murid di sana (Blangpidie) sudah senam pagi, tapi disini saya lihat murid nya masih di jalan," ungkap Muslizar.MT kecewa.

Sebagai alumni, Muslizar yang merupakan salah satu siswa di SMA Swasta merasa prihatin terhadap sekolah tersebut. Sebab pengakuannya, ketika ia masih menuntut ilmu di sekolah tersebut, fasilitas sekolah sangat minim, namun prestasi sekolah sangat bagus.

Sekarang, lanjut Wabup fasilitas sudah memadai, akan tetapi mutu pendidikan toh semakin menurun.

"Kamo uroe nyan jak sikula ba cangkoi, tapi prestasi sikula Insha Allah cukup get, nyoe pat ngon lon sikula uroe nyan,(kami dulu sekolah bawa cangkul, tapi prestasi sekolah Insha Allah sangat bagus, ini teman saya saat sekolah dulu), "ucap Muslizar.MT seraya memanggil temannya saat sekolah dulu yang sekarang sebagai PNS di bagian Tata usaha di sekolah.

Harapan Muslizar.MT kepada siswa
-siswi, selaku alumni sekolah itu agar bisa menjadi murid yang disiplin dan teladan, serta menjauhi diri dari narkoba, karena narkoba itu perbuatan yang tidak ada toleransi nya, sehingga masa depan generasi muda akan punah.

"Jaga nama baik SMA Tangan-Tangan, kami berharap siswa siswi sekolah ini dapat menjadi generasi pemimpin kedepan, amin, "pinta nya.

Wakil Bupati Abdya ini, juga memberikan motivasi  agar sebanyak 367 murid baik yang mengikuti upacara maupun yang terlambat datang tetap menjaga kedisiplinan. Sebab, dewan guru yang datang tidak tepat waktu, busa dikatakan sebagai bahagian dari korupsi.

"Kepada dewan guru, agar tidak mengulangi lagi, karena ini juga korupsi, dan bagi siswa-siswi yang cepat datang hari ini, jadikan contoh kepada teman dan guru kalian, "kata Muslizar.

Sebanyak 24 dewan guru pegawai negeri sipil, 5 orang tata usaha sekolah, 19 guru kontrak dan 16 guru sudah sertifikasi, bertugas di SMA N 5 Abdya. Namun pada saat Wakil bupati Muslizar.MT melakukan sidak ke sekolah tersebut hanya satu orang dewan guru yang sudah hadir dan satu orang tata usaha. Kedua-dua nya sudah PNS. (*)

Muhammad Taufik