Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Ketika Wabup Muslizar Turun ke Lokasi Pemotongan Hewan Meugang

31 August 2017
Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Muslizar.MT melakukan peninjauan lokasi pemotongan hewan meugang dipantai Krung Beukah desa Keudai Siblah kecamatan Blangpidie, Kamis (31/8/2017).

Peninjauan tersebut dalam hal hendak mengetahui kondisi lokasi pemotongan hewan, sebab tradisi meugang di Aceh merupakan hal yang sudah kebiasaan, baik itu menjelang puasa Ramadhan , hari raya Idul Fitri maupun jelang Idul Adha seperti saat ini, dan pemerintah daerah merupakan ujung tombak dalam hal menjaga tidak terjadinya perbedaan di masyarakat.

Demi menciptakan keseragaman antar kecamatan dalam kabupaten Abdya, serta demi menjaga kestabilan harga di daerah itu, pemerintah Abdya menetapkan pelaksanaan hari meugang Idul Adha 10 Zulhijjah 1438 H jatuh pada hari ini.

Tak hanya itu, Wabup Abdya pasangan dari Bupati Akmal Ibrahim ini, juga bertekad agar ia langsung turun di tengah-tengah masyarakat, sehingga apapun yang menjadi persoalan di sana, sebagai pemimpin di daerah Breuh Sigupai ini dapat mengetahui dan merasakan yang dirasakan rakyatnya.

"Sebagai pemimpin kami menginginkan, apapun yang dirasakan oleh rakyat kami ikut merasakan, "kata Muslizar.MT dimanapun ia berpidato.

Dilokasi pemotongan hewan meugang, Muslizar. MT hanya memantau dan berbincang-bincang dengan para pedagang, sejauh tidak terjadi persoalan, ia memastikan lokasi disana tetap dalam kondisi tertib dan aman.

Pantauan Istanapos.com disana, harga daging meugang sejak subuh hingga pukul 08.30 Wib tadi Rp. 180 ribu per kilogram, walaupun harga masih tergolong tinggi, namun warga yang hendak mendapatkan daging terlihat begitu antusias dan rela antri demi mendapatkan bahagian.

Harga tersebut bukan saja terjadi di lokasi pemotongan pantai Krung Beukah Blangpidie, namun juga dialami warga kecamatan Lembah Sabil, Manggeng dan Tangan-Tangan kabupaten setempat, dan harga yang dialami meugang Idul Adha ini menurun dibawah harga daging saat jelang Idul Fitri lalu yakni mencapai  Rp. 200 ribu per kilogram.


Muhammad Taufik