Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Demi Meriahkan Hari Kemerdekaan, Kiper Legendaris Muka Blang Kembali Injak Lapangan

17 August 2017
Kiper legendaris Gampong Muka Blang kecamatan Kuala Bate, kabupaten Aceh Barat Daya (ABDYA). Yang sering disapa cek Lukman, yang memakai baju bewarna hitam les putih dan celana kain panjang bewarna hijau daun tua, sedang melayang di udara.

Terpaksa turun kelapangan hijau kembali untuk menguatkan kiper dari keseblasan orang tua, berhadapan lansung dengan pemuda gampong muka blang tersebut. Dalam meriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke - 72. Pemuda dan orang tua gampong tersebut, ikut merayakan hari kemenangan Bangsa 1000 pulau ini.

Lukman, kiper delapan puluhan itu pun yasudah berumur 56 tahun, terpaksa turun kembali kelapangan hijau setelah puluhan tahun cuci tangan dalam dunia persepaan bola kaki Gampong Muka Blang demi menguatkan gawang para orang tua. Tidak ada bedanyan ketika beliau membidik bola semasa Lukman muda dan sekarang masih seperti dulu cakapnya bola melekat ditelapak tangannya.

"Katrep hana teu meuenle, nyo seubab ureung tuha meuen angkeuh terpaksa tagilo lom lapangan, (sudah lama tidak main lagi, ini sebab orang tua yang main ya terpaksa kita pijak lagi lapangan)", imbuhnya sesuai pertandingan dalam bahasa Aceh.

Semasa Lukman muda sudah pernah mengharumkan nama Gampong muka blang dalam beberapa pertandingan besar yang direbut bersama setimnya, pada masa itu masih gairah muda pantang baginya bobol gawang yang dijaganya.

"Jameun hana pu takira mantong darah muda, han tabi lop bola lam gawang taiynyo. ( jaman tidak payah kira masih darah muda, tidak boleh bola kita kasih gol kegawang kita," imbuhnya.

Diusia yang sudah berumur ini Lukman memilih berhenti bermain bola dikarenakan fisik yang sudah tidak setabil lagi, karena kesempatan dan sekali-kali ingi mencoba kembali kemampuan lama maka ia nekat bermain bersama generasi muda muka blang. Sambil menampakan kebolehan lukman dimasa lalu.

Salutnya hamapir tidak jauh beda ketika Lukman masih muda dalam menangkap bola lambung, masih bisa meloncat tegap menangkap bola yang melambung.

"Memang sudah lama tidak main bola lagi, tapi sekali-kali bolehlah untuk menampakan keolehan lama," tutupnya dalam bahasa Aceh. (*)