Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Awas, Menkes Jangan Sepelekan Kesehatan Jamaah Haji

29 August 2017

Anggota Komisi IX DPR Muhammad Iqbal meminta pemerintah khususnya Menteri Kesehatan memperhatikan secara serius kesehatan para jamaah haji selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.

"Paling tidak fasilitas kesehatan, obat-obatan, dan tenaga medis harus memenuhi standar dan mencukupi. Jangan sampai urusan kesehatan dianggap sepele," katanya kepada wartawan, Selasa (29/8).

Iqbal menilai, fasilitas kesehatan untuk kebutuhan jamaah haji perlu diperhatikan. Sebab, jumlah jamaah haji Indonesia sangat besar mencapai ratusan ribu, yang terdiri kebanyakan dari para lansia.

"Tenda-tenda untuk tempat pengobatan harus dibuat nyaman. Selain itu fasilitas kesehatan yang lain harus bersih steril," ujarnya.

Terkait fasilitas obat-obatan, Iqbal mewanti-wanti bahwa fasilitas ini sangat penting. Kekurangan stok obat dapat lembaga tak kesehatan jamaah haji.
Sementara untuk tenaga medis tidak kalah vitalnya. Dia mengingatkan, pada musim haji pergerakan jamaah dari satu tempat ke tempat ibadah lain sangat menyita tenaga. Oleh karena itu, dibutuhkan tenaga medis dalam jumlah cukup untuk mencover semua jamaah haji yang jumlahnya ratusan ribu.

"Kekurangan tenaga medis akan menghambat penanganan kesehatan jamaah. Lebih bagus banyak dokter yang diturunkan, sehingga jamaah dapat sewaktu-waktu berkonsultasi apabila terjadi masalah dengan kesehatannya," ujar politisi PPP ini.
Iqbal tak lupa mengapresiasi usaha Presiden Joko Widodo meminta tambahan kuota haji kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dengan memanfaatkan kuota tak terpakai dari negara tetangga untuk diberikan kepada Indonesia.

“Saya mengapresiasi usaha Presiden Jokowi, telah berhasil memperjuangkan penambahan kuota haji Indonesia di tahun berikutnya, ini patut dihargai,” pungkasnya.