Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Kepala Dinas "Takut" Berikan Data Penerima Umroh Hadiah Bupati

02 May 2017
Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Jufri Hasanuddin, diduga sengaja menyembunyikan data nama-nama penerima umrah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Perbup tahun 2017. Pasalnya, sebanyak 40 orang penerima hadiah tersebut telah menerima biaya perjalanan umrah dari Bupati Jufri senilai Rp. 24 juta per penerima.

Aneh, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Abdya Rajuddin, saat wartawan menjumpai diruang kerjanya, Selasa (2/5/2017) dan meminta data nama-nama penerima tersebut, tapi enggan diberikan, tampak seperti adanya tekanan dari Bupati, agar data itu tidak dibeberkan kepada publik. 

"Saya bukan orang yang mengambil kebijakan, tapi saya ini orang bekerja sebagai mencangkul, apa yang disuruh cangkul orang itu yang saya cangkul", ungkap Rajuddin. 

Rajuddin malah mengatakan, bahwa ia tak berani memberikan data nama-nama penerima hadiah dari Bupati Jufri, alasannya sangat simple, Rajuddin yang saat ini dipercayakan Jufri itu sebagai Kadis Pendidikan Dayah, tidak rela hubungan baiknya dengan Bupati menjadi rusak, akibat tidak patuh pada atasan. 

"Saya tidak berani saya kasih nama-nama itu, karena kita sama-sama menjaga hubungan baik dengan pimpinan (Bupati Jufri Hasanuddin)", cetus Rajuddin. 

Rajuddin juga mengakui, sebanyak 40 penerima hadiah umrah itu diberangkatkan oleh Bupati secara gratis, dengan menggunakan APBK Abdya 2017 yang disahkan melalui Perbup itu. Dikatakannya, dari jumlah Rp. 24 juta itu, Rp. 23, 5 juta untuk dibayarkan ke Travel LUZI, sedangkan sisa Rp. 500 ribu tersebut untuk biaya pengurusan Pasport. 

"Ini tas koper untuk mereka untuk berangkat umrah", kata Rajuddin sembari menunjukkan tas koper yang sudah berjejer disana. 

Sebanyak 26 tas koper yang berwarna biru disana itu, merupakan sisa yang belum diambilkan oleh pemiliknya, sedangkan yang lain dikatakan Rajuddin sudah duluan diambil oleh orangnya. 

"Kemungkinan, mereka tidak ada pelepasan saat berangkat nantinya, mereka langsung berangkat masing-masing sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan pada Minggu depan 9 Mai 2017", sebut Rajuddin. 

Rep: Muhammad Taufik
Foto: Google Image