Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Dianggap Rampas Wilayah, Warga Desa Sejahtera Paksa Pasang Patok

05 May 2017
Sejumlah masyarakat desa Sejahtera kecamatan Manggeng kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), lakukan pemasangan tapal batas secara paksa antara desa tersebut dengan desa Pante Cermin kecamatan setempat, karena dianggap tapal batas kedua desa tersebut sudah tak sesuai lagi dengan kesepakatan awal seperti tertera dalam peta desa tersebut.

Menurut sejumlah warga disana, desa Pante Cermin tersebut telah merampas batas wilayah desa Sejahtera, sepatutnya tapal batas itu, seperti yang sudah ditentukan dalam kesepakatan sebelumnya, namun warga desa Sejahtera merasa keberatan hal itu terjadi, sebab, selain jumlah wilayah dan penduduk berkurang, desa Pante Cermin merupakan desa pemekaran dari desa Sejahtera itu sendiri. 

"Kami dari Desa Sejahtera memprotes batas yang ditentukan pihak desa Pante Cermin, ini karena mereka sudah membuat peta sendiri tanpa mengatahui pihak lain", kata koordinator protes Herman, Jum'at (5/5/2017). 

Pengakuan Herman, bahwa ia termasuk salah seorang anggota tim pemekaran gampong Pante Cermin tersebut. SK sebagai anggota tim pun dimiliki Herman. Pada saat pengurusan pemekaran itu, desa Pante Cermin sebelumnya merupakan sebagai dusun di desa Sejahtera, atas dasar banyak pertimbangan, dusun Pante Cermin dimekarkan menjadi sebuah desa. 

Namun, karena merasa keberatan, sejumlah masyarakat disana memasang patok tapal batas sendiri, aksi itu tanpa dihadir Keuchik desa Sejahtera dan pihak dari desa disoalkan, baik itu Keuchik maupun aparatur desa Pante Cermin.

"Dalam peta, desa pante cermin tidak berbatasan dengan laut  atau ke selatan. Namun, saat pemimpin Desa itu dijabat Pj Muhammad, wilayah pantai laut sudah diakui masuk kedalam desa tersebut, padahal sebelumnya wilayah itu milik desa induk", Kata Herman. 

Sementara itu, Camat kecamatan Manggeng, Tabari, pada saat dilokasi tersebut enggan memberi komentar terkait pemasangan patok tapal batas yang dilakukan sejumlah warga desa Sejahtera itu. Camat Tabari, yang turun kelokasi, turut didampingi Danramil Manggeng M. Latif, serta Kapolsek Manggeng Sunardi. 

"Kami tidak bisa ikut campur urusan masyarakat ini, kami hanya bisa menyaksikan saja kegiatan masyarakat yang membuat patok tapal batas itu", cetus Camat Tabari. 

Rep: Muhammad Taufik