Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Waspada 4 Penyakit Langganan Mengintai Anak Saat Musim Hujan

04 April 2017
Berbicara tentang musim hujan, tak lengkap rasanya jika tak membahas kemungkinan penyakit yang mengintai tidak hanya orang dewasa melainkan juga anak-anak. Tentu rasa khawatir akan kesehatan anak di kala musim hujan menjadi perhatian besar para orangtua.

Nah, kali ini kita akan membahas apa saja penyakit-penyakit di musim hujan yang kemungkinan mengintai si kecil.

Pertama, Diare
Ya, seperti yang kita tahu, diare merupakan kondisi fases menjadi lebih cair dan frekuensi buang air besar pun menjadi semakin lebih sering dalam satu hari. Oleh karena itu para orangtua sangat perlu untuk menjaga asupan makanan dan minuman untuk si kecil, karena diare sering sekali terjadi akibat kontaminasi bakteri pada makanan dan minuman.
Jika si kecil terserang diare, segera tangani agar tidak menyebabkan dehidrasi. Dan, jangan pernah lupa untuk meminta si kecil mencuci tangan sebelum makan dan selalu konsumsi air bersih. Kedua hal ini bisa membantu pencegahan diare.

Kedua, Penyakit Kulit
Saat musim hujan pertumbuhan bakteri akan lebih banyak, terutama di lingkungan yang kurang bersih. Nah, hal ini bisa menimbulkan penyakit kulit. Kulit yang telah diserang oleh bakteri bisa terasa gatal dan akhirnya muncul ruam kemerahan. Ingat ya Ma, hati-hati terhadap genangan air pasca hujan.

Ketiga, Demam Berdarah
Satu lagi penyakit yang meningkat di musim hujan adalah demam berdarah. Musim hujan mengakibatkan banyaknya genangan air yang menjadi sarang berkembangbiaknya jentik nyamuk Aedes Aegypti.Maka dari itu, untuk para orangtua jangan lupa untuk menutup atau menguras wadah-wadah yang berisi air di sekitar rumah.

Keempat, Leptospirosis
Penyakit satu ini akan lebih sering muncul saat terjadinya banjir. Penyakit ini disebabkan oleh adanya bakteri leptospira yang berasal dari kotoran dan kencing tikus. Bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi pada manusia melalui kulit yang luka, mata, dan mulut.

Ma, Pa, jangan biarkan si kecil bermain di tengah banjir ya.
Itulah tadi beberapa penyakit langganan saat musim hujan yang berkemungkinan besar bukan hanya rentan menyerang orang dewasa, justru anak-anak lebih beresiko. Musim hujan, ditambah lagi genangan air bahkan banjir, membuat bakteri mudah berkembang biak dan kian cepat menyebar.
Beberapa tips yang bisa Mama Papa lakukan untuk menjaga kesehatan si kecil di musim hujan adalah
-          Konsumsi Vitamin C
Pergantian musim kemarau ke musim hujan membuat tubuh secara tidak langsung harus menyesuaikan diri melalui sebuah proses terlebih dahulu. Proses inilah yang biasanya mempengaruhi system imun atau kekebalan tubuh menjadi lebih lemah. Saat kekebalan tubuh menurun, penyakit akan lebih rentan menyerang. Untuk itu, perlu mengkonsumsi vitamin, untuk menjaga kestabilan system imun tubuh.
Vitamin C sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Mengkonsumsi vitamin C secara rutin akan membantu memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh. Kandungan vitamin C bisa di dapatkan dari kandungan buah seperti jeruk, dan strawberry.
-          Pastikan selalu Higienis setiap hari
Musim hujan membuat kuman dan bakteri semakin cepat dan mudah berkembang, karena kelembapan udara yang begitu tinggi. Hal ini membuat utbuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Dan tangan menjadi salah satu media kuman dan bakteri untuk masuk kedalam tubuh, maka dari itu perlu untuk menjaga ke-higienisan tangan dan tubuh, dengan lebih sering mencuci tangan. Tidak hanya dengan air, cucilah tangan dengan sabun disinfektan agar bakteri yang bersarang bisa dihilangkan.
-          Usahakan selalu membersihkan lingkungan
Musim hujan membuat lingkungan lebih sering kotor dibanding saat musim kemarau. Bersihkanlah lingkungan pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang kuman dan bakteri berkembang.
-          Penuhi kebutuhan cairan
Pastikan tubuh tetap mengkonsumsi cairan sedikitnya 1,5 liter perhari.
-          Selalu menjaga asupan makanan.
Konsumsilah makanan hangat dan berkuah agar tubuh tetap merasa hangat meski udara begitu dingin, seperti sup, sayuran dengan kuah hangat, soto ayam dan makanan berkuah yang sehat lainnya.