Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

BFLF Bantu Becak Dayung Tangan, Apok Senang Bisa ke Masjid Tanpa "Situk" Lagi

27 April 2017
Impian Samsuar (55 Tahun) alias Apok Warga Desa Alue Rambot, Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memiliki becak dayung tangan untuk membantunya beribadah ke mesjid dan melakukan sejumlah aktifitas lainnya lantaran sudah tidak bisa lagi berjalan akan segera terwujud dalam waktu dekat.

Kini, Samsuar pasti sangat bahagia, pasalnya, jika selamat ini ia hendak melaksanakan ibadah di Mesjid harus merepotkan anak-anak disekitar, bantu menariknya menggunakan situk (selaput pinang) menuju kesana, menjelang puasa bulan Ramadhan ini, Samsuar sudah dapat berpergian kemanapun dengan menggunakan becak sesuai harapannya. 

Ketua Pembina Blood For Life Foundation (BFLF) Abdya Muslizar. MT mengatakan, pembuatan becak dayung bantuan untuk Samsuar saat ini sudah mulai dirancang di bengkel lass. Disebutkannya, dana untuk perakitan Becka tersebut merupakan sumbangan dari sejumlah para dermawan, Kamis (27/4/2017). 

"Saat ini perakitnya sudah melihat contoh becak dayung tangan yang sudah siap milik orang lain", kata Muslizar. MT

Muslizar memastikan juga, proses perakitan untuk becak dayung tersebut tidak butuh waktu lama, dan dipastikan Samsuar bisa mengunakan becak dayung tangan tersebut untuk melakukan ibadah shalat taraweh di bulan ramadhan seperti harapannya.

"Insyaallah dalam waktu dekat sudah siap dirakit dan bisa digunakan untuk shalat taraweh dibulan ramadhan nanti", ujarnya. 

Sesuai pemberitaan sebelumnya, Samsuar (55) akrap disapa Apok warga Alue Rambot kecamatan Lembah Sabil kabupaten Aceh Barat Daya ini mengalami penyakit Diabetes Mellitus (DM), sehingga dokter yang menanganinya pada 4 tahun silam lakukan amputasi, hingga kedua kakinya kini tak dapat lagi berjalan seperti sedia kala. 

Rep: Muhammad Taufik