Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Muslizar, dibalik Ukiran Sejarah dan Tumpuan Harapan

27 February 2017
Kecamatan Tangan-tangan akhirnya terukir dalam sejarah, berhasil mencatatkan putra aslinya memimpin Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk pertama kali.

Muslizar MT namanya. Sosok yang akrab disapa Mamak Mus ini adalah putra desa Blang Padang kecamatan Tangan-tangan, anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Alm Muktaruddin dengan Almh Maimunah. Dia terpilih sebagai Wakil bupati Abdya periode 2017-2022 mendatang, mendampingi Akmal Ibrahim.

Muslizar sebenarnya bukan pemain baru dalam kancah perpolitikan Abdya. Sebelumnya, Ia selama dua periode berturut-turut mendapat kepercayaan dari masyarakat Tangan-tangan sebagai wakil rakyat, di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Abdya. Karir politik Muslizar yang juga populer dengan panggilan Mus dewan ini terus melaju. Hingga Akmal Ibrahim meminangnya sebagai Calon Wakil Bupati di ajang pilkada tahun 2017.

Masyarakat kecamatan Tangan-tangan saat ini sangat berbangga, sebab selama pilkada Abdya, putra putri Tangan-tangan belum pernah tampil di kancah politik pemilihan Bupati dan wakil bupati. Namun tak disangka, pada pilkada tahun ini, putra Tangan-tangan menjadi lirikan hampir semua calon bupati guna diajak mendampingi.

"Alhamdulillah, kami sangat bangga, kali ini putra Tangan-tangan dapat memimpin Abdya lima tahun kedepan", ungkap Misbah, warga Tangan-tangan dengan mata berkaca-kaca, dan terbata-bata, pada Minggu (26/2/2017).

Selanjutnya, Misbah mengatakan dirinya punya impian besar agar Tangan-tangan mampu berubah menjadi lebih baik lagi. Masih banyak hal di kecamatan ini perlu dibenahi. Agar masyarakat benar-benar merasakan kesejahteraan, dan mengurangi angka kemiskinan.

"Ini sudah lama saya impikan, dengan adanya ini, maka masyarakat Tangan-tangan benar-benar merasakan kesejahteraan, kita ingin maju", ucapnya seraya berharap terlaksana.

Sebelumnya, Muslizar dalam banyak kesempatan silaturahmi dengan masyarakat kecamatan Tangan-tangan, berharap kepada masyarakat membuka mata dan fikiran demi daerah ke depan. Apapun yang pernah ia lakukan selama menjadi pimpinan dan anggota DPRK Abdya, hanyalah karena Ia menginginkan kecamatan Tangan-tangan bisa lebih maju.

"Ingat Asai, Bek Asai Ingat (Ingat Asal, Jangan Asal Ingat), peu mantong yang lon pubut, karena lon ku teupeu so lon (apa saja yang saya lakukan untuk masyarakat, karena saya tahu siapa saya)", teriak Muslizar dihadapan ribuan masyarakat Tangan-tangan di desa Gunong Cut yang hadir malam itu.

Ternyata, masyarakat kecamatan Tangan-tangan telah membuktikan, bahwa keinginan nya melahirkan pemimpin Abdya kedepan dari Tangan-tangan telah terwujud. Faktanya, suara untuk pasangan Akmal Ibrahim - Muslizar MT memang jauh melampaui pasangan yang lain.

Rep: Muhammad Taufik 
taufik@istanapos.com