Geser-menggeser Jabatan di Kementerian ini... - Berita Bagus

Mobile Menu

Powered by Blogger.

More News

logoblog

Geser-menggeser Jabatan di Kementerian ini...

2/28/2017
Sjarief Widjaja yang sebelumnya menjabat sebagai Sekjen KKP digeser ke posisi Dirjen Perikanan Tangkap. 

Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti hari ini juga melantik 4 pejabat eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).  Berikut daftar namanya.

1. Rifky Effendi Hardjanto sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan Sjarief Widjaja. 

2. Sjarief Widjaja sebagai Dirjen Perikanan Tangkap menggantikan Zulficar Mochtar.

3. Zulficar Mochtar sebagai Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan.

4. Achmad Poernomo sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya, jabatan sebelumnya Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa rotasi pejabat di lingkup KKP adalah hal yang biasa terjadi. 

"Rotasi atau pemindahan tugas itu penting karena dinamika dari sebuah organisasi itu saya pikir diperlukan. Rotasi ini bukan karena melihat dari sekadar spesialiasi tapi lebih kadang-kadang melihat kebutuhan dan urgensi sebuah bidang atau pekerjaan yang bisa kita kerjakan," kata Susi di Gedung Mina Bahari III, Kantor Pusat KKP, Jakarta, Selasa (28/2).

"Saya minta tolong ke Pak Sjarief melaksanakan pekerjaan sebagai dirjen perikanan tangkap untuk menyelesaikan persoalan yang masih rertunda atau masih berlangsung di perikanan tangkap," pesan Susi.

Masady Manggeng Komite Kemaritiman DPP PDI Perjuangan mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut. Ia meminta agar KKP bisa berlari cepat dan tidak berkutat pada persoalan internal.

"Meskipun hanya rotasi tempat, saya berharap dengan formasi baru ini kedepan KKP bisa berlari lebih cepat. Sehingga tidak berkutat pada persoalan internal tapi lebih menjadikan laut sebagai sumber kemakmuran," harapnya.

Ia mengingatkan, ada banyak tumpukan pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan oleh KKP. Diantaranya Inpres yang diterbitkan Presiden Jokowi Widodo tentang percepatan industrialisasi perikanan. Juga terkait efektifitas penyaluran kapal, realisasi pembangunan kapal nelayan, memperkuat peran perikanan budidaya dengan memanfaatkan lahan terlantar, dan peningkatan kapasitas dan teknologi kenelayanan.

Tak hanya itu, Masady menambahkan, pejabat baru juga harus mencari solusi konkrit pengalihan alat tangkap ramah lingkungan, terwujudnya penyamaan persepsi dengan daerah, mendayagunakan potensi pulau-pulau kecil dan terdepan, dan menghadirkan pasar dan investasi di sektor hilir. (*)