Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Fraksi PPP Dukung Langkah Jokowi

26 December 2016


Rencana Presiden Joko Widodo membentuk Unit Kerja Presiden bidang Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP PIP) mendapat respon positif dari politisi Senayan.

Ketua Fraksi PPP MPR Arwani Thomafi mengatakan, Fraksi PPP MPR mendukung penuh rencana pembentukan UKP PIP oleh Presiden Joko Widodo melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres).

"Secara filosofis, yuridis dan sosiologis, keberaadaan lembaga tersebut sangat relevan di tengah kondisi kebangsaan dan kenegaraan saat ini," katanya di Jakarta.

Menurutnya, upaya pembentukan lembaga UKP PIP melengkapi ikhtiar konstitusional yang telah dilakukan oleh MPR sejak era kepemimpinan Ketua MPR Taufik Kiemas 2009-2014 melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Kami optimis, keberadaan lembaga yang langsung di bawah Presiden ini bergeraknya akan lebih terstruktur, terlembaga dan tepat sasaran," ujarnya.

Arwani menilai, relevansi keberadaan lembaga UKP PIP cukup kontekstual di tengah berbagai persoalan yang terkait dengan ideologi kebangsaan kita mulai dari pemahaman keagamaan yang cenderung ekstrem ke kanan atau ekstrem ke kiri, kohesivitas elemen kebangsaan yang cenderung mengendur, serta nilai keadilan sosial yang belum termanifestasikan dalam kehidupan kemasyarakatan seperti gini rasio yang kian berjarak antara si kaya dan si miskin.

"Harapannya, lembaga ini dapat menjadi kompas dalam setiap keputusan yang terkait denhan kebijakan publik," katanya.

Politisi asal Rembang Jawa Timur ini menyampaikan, Fraksi PPP MPR siap bekerja sama dengan pemerintah melalui UKP PIP untuk memantapkan ideologi Pancasila dalam sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila sebagai norma dasar (grund norm) harus dijadikan sebagai kompas dalam pengelolaan negara ini agar sesuai dengan cita cita para pendiri bangsa (founding fathers)," pungkasnya.