Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

Santri Tebuireng dan Menteri Susi Pecahkan Rekor MURI Makan Ikan

18 November 2016

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti menyapa ribuan santri yang berkumpul di kawasan parkir makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jumat (18/11) pagi.

Kunjungan kerja Susi ke kota santri salah satunya menyaksikan pemecahan rekor MURI 7.445 santri makan ikan makarel secara serentak.

Didampingi Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, KH Salahudin Wahid (Gus Solah), Susi membuka secara simbolis, Ia membunyikan terompet sebagai pertanda dimulainya makan ikan bersama ribuan santri.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti didampingi KH Salahudin Wahid (Gus Solah), Pengasuh Ponpes Tebuireng saat membuka pemecahan rekor MURI 7.445 santri makan ikan bersama.

Usai membuka acara makan bersama, Susi menyempatkan diri menyalami para santri. Tak hanya itu, Menteri perempuan berusia 51 tahun ini juga menyuapi santriwati. Tak pelak sambutan riuh kegembiraan bergemuruh diantara para santri ingin juga bersalaman dengan Susi.

Di tengah-tengah para santri, Susi mengaku bangga bisa bertemu ribuan santri. "Ibu sangat terhormat, diberikan kesempatan oleh Tuhan bisa bertemu para santri disini," kata Susi.

Susi mengajak para santri gemar makan ikan. "Minta bapak ibu belanja ikan, daripada daging. Kalau daging kolesterol, Daging impor, kalau ikan milik kekayaan laut kita sendiri," ujar dia.

Menurutnya, ikan sangat penting untuk asupan protein. "Ikan penting untuk otak kita, makan ikan yang banyak, nasi sedikit. Kalau makan nasi banyak, bikin ngantuk," kata Susi.

Kepada para santri, Menteri "nyentrik" ini juga memberikan motivasi gemar membaca buku. "Ibu jangan dicontoh, hanya lulusan SMA. Tapi, ibu banyak baca buku. Buku filsafat, agama, ilmu pengetahuan, perbanyaklah membaca buku," tandas dia.

Sebelum duduk ke kursi yang disediakan panitia, Susi mengajak para santri mengkampanyekan bahwa makan ikan membuat sehat dan cerdas. "Ayok diikuti, makan ikan, sehat, cerdas. Makan ikan, pintar, jadi menteri," pungkasnya diikuti suara ribuan para santri. (AY)