Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

IMM: Usir Dubes Myanmar!

20 November 2016
Pemerintah diminta tegas dalam merespon pembantantaian militer Myanmar terhadap suku Rohingya. Sama tegasnya ketika merespon pemboman di Prancis, Turki dan lainnya. 

Sebab, kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Taufan Putra Revolusi Korompot, tidak ada satu dalil pun yang membenarkan genosida. Khususnya terhadap suku yang didominasi muslim tersebut. 

"Usir Duta Besar Myanmar dari Indonesia," ujar Taufan.

Ia menilai, sebagai negara besar dan berdaulat seperti Indonesia, punya andil besar untuk merespon pelanggaran HAM berat ini. Apalagi ditengah respon Internasional yang sangat lambat ketika umat muslim yang dibantai.

"Indonesia tidak boleh berkompromi dengan siapapun yang melakukan kejahatan kemanusiaan," tegasnya. 

Jika pemerintah tetap tidak menunjukkan sikap empati dan keberpihakannya pada kelompok muslim yang teraniaya, Taufan memastikan jutaan kader IMM di seluruh Indonesia yang akan memaksa Dubes Myanmar angkat kaki dari Indonesia.