Powered by Blogger.

Mobile Menu

Advertisement

Update

logoblog

DPR Dorong Menkeu Kejar Pajak Sektor IT

10 October 2016


IstanaPos.com, Jakarta - DPR mendorong Menteri Keuangan Sri Mulyani mengejar perusahaan sektor informasi teknologi (IT) multinasional seperti Google, Youtube dan Facebook agar memenuhi kewajibannya membayar pajak di Indonesia.

"Saya optimistis Menkeu bisa mengajak Google, Youtube, Facebook dan perusahaan media sosial multinasional apapun yang mendapat keuntungan banyak dari penggunanya di Indonesia bayar pajak," kata anggota Komisi I Syaifullah Tamliha di Jakarta, kemarin.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Parlemen ini menyarankan, pemerintah memblokir situs media sosial multinasional, apabila tidak juga mau memenuhi tanggung jawab membayar pajak kepada pemerintah Indonesia.  "Blokir saja. Kita bikin seperti China dan Jepang. Perusahaan asing tak bayar pajak dilarang operasi," sarannya.

Syaifullah menilai, pajak dari perusahaan teknologi informasi multinasional sangat strategis. Terlebih, aset dan modal yang dimiliki perusahaan tersebut memiliki nilai hingga ribuan triliun.

"Perusahaan media sosial itu market terbanyak salah satunya kan di Indonesia, mereka bisa meraup keuntungan dari iklan dan promo dari rakyat Indonesia," ujarnya.

Syaifullah mambahkan, pajak dari sektor teknologi informasi bisa sangat membantu pemerintah menghasilkan dana segar untuk modal pembangunan.

"Perusahaan asing jangan mau ambil market kita saja, tapi nggak mau bayar pajak. Pemerintah harus kreatif mengejar perusahaan-perusahaan besar," cetusnya.